Toleransi itu bagiku kemunafikan
![]() |
| Kegiatan moderasi beragama di Toraja utara |
berbicara soal Moderasi,
Moderasi adalah sikap yang tidak berlebihan, tidak ekstrem, dan tidak radikal. Kata moderasi berasal dari bahasa Inggris moderation yang berarti sikap sedang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), moderasi diartikan sebagai penghindaran kekerasan atau keekstreman.
Adapun ketika moderasi dilarikan pada rana agama dalam hal ini moderasi beragama moderasi berarti sikap yang mencoba menjadi penengah, memberikan solusi, dan jalan tengah di antara dua titik ekstrem. Moderasi beragama menekankan pada sikap saling menghormati dan toleransi di antara kelompok agama yang berbeda.
Kemudian bisa kita lihat dari moderasi beragama lahir lah yang disebut dengan toleransi beragama dimana toleransi adalah bagaimana seseorang menghargai perbedaan sesuatu walau di dalam hati menganggap seseorang itu salah tapi karna tidak ingin timbul konflik sehingga muncullah rasa menghargai.
Contoh antara Agama A Dengan Agama B, orang yang beragama A secara keyakinan menyembah tuhan misalnya berbalik dengan B begitu pun sebaliknya. Agama A melihat bahwa tuhan yang disembah oleh agama B itu salah dan berbeda namun karna tidak ingin terjadi sebuah konflik maka muncullah sikap toleransi dalam hal ini menghargai keyakinan seseorang meskipun dalam hati mereka masih menganggap apa yang diyakini oleh seseorang itu misalnya B tadi sebenarnya salah.
Nah kemudian Mari kita tarik pada konteks beragama kita, jika tiada tuhan selain tuhan itu sendiri. Lalu atas dasar apa kemudian sebuah kelompok mengklaim bahwa Tuhannya lah yang paling benar dan tuhan agama lain salah, bukannya tiada tuhan selain tuhan itu sendiri. Nah selanjutnya, Ketika kita berbicara agama semua agama mengajarkan bahwa menduakan tuhan adalah kesyirikan.
Misalnya mari kita larikan pada orang yang menganggap diri mereka Islam, kebanyakan orang dari mereka kadang berpikir bahwa apa yang disembah selain tuhan Islam adalah syirik. Nah tapi berpikir bahwa ada sembahan selain tuhan apakah bukan syirik? Dan bagaimana, jika misal orang yang beragama Nasrani kita sebutlah seperti itu menganggap bahwa tuhan yang disembah Nasrani dengan Islam sama saja. Tidak ada bedanya. Lalu yang manakan yang disebut syirik
Opini by :(III)
Terima kasihku kepada guruku (AoA) yang karna nya aku mampu memahami hakikat ini.
Selamat hari guru 😇🤲

Komentar
Posting Komentar